Kingvoyage Travel Planner: KERIPIK KARUHUN BANDUNG

Kamis, 08 Juni 2017

KERIPIK KARUHUN BANDUNG

Camilan Keripik Karuhun yang renyah dan pedas tidak asing lagi bagi warga Bandung dan sekitarnya. Keripik ini memang camilan favorit warga Bandung yang menyukai rasa pedas. Uniknya, bukan pedas yang lazim pada keripik-keripik cabai biasa. 

Keripik Karuhun punya sensasi rasa pedas yang sangat luar biasa. Bahkan, bagi yang tidak biasa dengan rasa pedas, pasti hanya sanggup bertahan 1-2 kali kunyah.

Camilan Keripik Karuhun memang mengusung konsep sebagai keripik bercitrarasa pedas. Tingkat kepedasannya berbeda-beda, disesuaikan dengan kesanggupan orang yang memakannya. Tersedia tiga level pedas yang dapat dipilih, terdiri atas level sedang, pedas, hingga yang sangat pedas.

Penggunaan tingkat kepedasan memang bukan sesuatu yang baru, mengingat banyak sekali keripik-keripik pedas yang menggunakan konsep serupa. 

Namun, Keripik Karuhun menambah ciri khasnya dengan varian aroma dan bubuk cabai. Ada bubuk cabai merah dan ada pula bubuk cabai hijau sebagai inovasi terbaru.

Keripik Karuhun Tidak Bikin Sakit Perut

 

Tidak sedikit konsumen yang mengaku sakit perut setelah menyantap keripik pedas. Ini tidak ada kaitannya dengan kebiasaan makan pedas atau bukan. 

Penyebabnya terletak pada penggunaan merica pada keripik-keripik pedas kebanyakan. Wajar saja bisa mengakibatkan sakit perut. Sebab, merica bukan hanya menimbulkan sensasi pedas, tapi juga panas di perut.

Tidak demikian halnya dengan camilan Keripik Karuhun. Pedas yang dihasilkan dari keripik ini murni berasal dari cabai bubuk yang digunakan. Tidak ada penambahan merica di dalamnya. Sehingga tidak membuat konsumen sakit perut ketika memakannya dalam jumlah besar. Selain itu, Keripik Karuhun beraroma jeruk yang yang sangat khas. Wangi tersebut berasal dari daun jeruk yang dihaluskan bersama bubuk cabai.

Dari segi potongan singkong yang digunakan sebagai bahan baku, Keripik Karuhun termasuk yang memiliki potongan paling tebal ketimbang keripik sejenisnya. Meski tebal namun kerenyahan yang dihasilkan tetap terpelihara dengan baik. Itu dikarenakan singkong yang digunakan adalah singkong pilihan. Proses penggorengannya pun benar-benar diperhatikan.

Dalam pembuatannya, Keripik Karuhun sama sekali tidak menggunakan bahan pengawet sehingga aman dikonsumsi. Dibungkus dalam kemasan kedap udara menjadikan keripik dapat bertahan lama dan cocok dijadikan oleh-oleh.

Satu bungkus Keripik Karuhun dibandrol dengan harga 18 ribuan. Harga tersebut berlaku untuk wilayah Bandung. Untuk mendapatkan keripik ini cukup mudah, sebab distribusinya dimana-mana. Mulai dari supermarket, mini market, pasar tradisional, hingga di mobil-mobil yang menjual Keripik Karuhun keliling. Tinggal pilih saja Anda mau membelinya dimana.

Ayo, jangan sampai ketinggalan mencoba camilan Keripik Karuhun yang renyah dan pedas ini. Ajak teman-teman Anda untuk merasakan sensasi pedasnya juga. Semakin ramai, semakin seru.