Kingvoyage Travel Planner: CIMOL DAN CILOK JAJANAN DI BANDUNG

Kamis, 08 Juni 2017

CIMOL DAN CILOK JAJANAN DI BANDUNG

Di kota kembang berhawa sejuk ini, perut memang mudah sekali terasa lapar. Sehingga bawaannya ingin makan atau sekadar ngemil. Tentu saja, camilan ringan yang dijajakan di pinggir jalan dapat dijadikan pilihan penyelamat perut diwaktu lapar.

Cilok dan cireng, adalah dua dari sekian banyak jajanan pinggir jalan di Bandung. Ketiganya memiliki kesamaan yakni kenyal-kenyil jika dikunyah. Bisa disantap dengan bumbu kering atau saus pilihan. Dan, asiknya lagi nih, harga cilok dan cimol sangat terjangkau alias tidak bikin kantong jebol.

Yang belum tahu banyak tentang cilok dan cimol berikut ini penjelasannya masing-masing:

1. Cilok

 

Cilok, singkatan dari aci dicolok. Jajanan pinggir jalan yang satu ini berbentuk bula seperti bakso. Terbuat dari perpaduan aci (tepung kanji) dan terigu. Di dalamnya berisi abon atau tetelan daging sapi. Tapi, ada juga yang menjualnya dengan model polos tanpa isi.

Cilok terbagi dalam dua varian yaitu cilok basah dan cilok goreng. Keduanya disantap
menggunakansaus cocolan berupa bumbu kacang atau saus cabai botolan. Bisa juga menggunakan bumbu kering yang berbentuk bubuk dengan rasa pedas, pedas-manis, atau asin-gurih.

 Karena namanya saja sudah aci dicolok, tentu saja cara memakannya harus dicolok dengan tusuk sate atau tusuk gigi. Jika Anda ingin mencoba salah satu cilok goreng yang lezat di Bandung, jangan sungkan mampir ke jalan Sadang Serang no. 4.

2. Cimol

 

Cimol, singkatan dari aci digemol. Jajanan yang satu ini booming di tahun 2000-an. Pada mulanya cimol merupakan camilan dari daerah Tasikmalaya. Namun karena banyak disukai, cimol “berekspansi” sampai ke Bandung.

Pembuatan cimol tidak jauh berbeda dengan cilok. Hanya saja, cimol tidak menggabungkan antara tepung kanji dengan tepung terigu, melainkan tepung kanji dengan tepung beras. Ada juga yang mengatakan cimol masih “saudara” dekat dengan cireng, karena sama-sama digoreng, gurih, kenyil-kenyil, dan krenyes di bagian luar.

Saus cocolan cimol yang sesungguhnya adalah saus kacang. Akan tetapi, setelah kreativitas pedagang cimol terus berkembang, cimol dapat disantap dengan saus sambal, mayonise, atau bubuk perasa (barbeque, pizza, pedas-manis, dan keju).

Sekali waktu, datanglah ke Jalan Buah Batu, persisnya di depan Yogya Griya. Di sana Anda bisa mencoba salah satu cimol lezat di kota Bandung.

Itulah dua jenis jajanan pinggir jalan khas kota kembang. Ingin mencoba? Silakan datang kemari.